- Details
- Written by: Humas MTsN 1 Subang

SUBANG, 25 April 2026 – Bimbingan Konseling (BK) MTsN 1 Subang kembali menunjukkan komitmennya dalam menyelaraskan pendidikan di sekolah dengan pola asuh di rumah. Bertempat di lingkungan sekolah, seminar parenting kembali digelar pada Sabtu pagi (25/4). Ini merupakan kali kedua kegiatan serupa dilaksanakan, menyusul kesuksesan seminar pertama pada tahun 2024 yang saat itu menghadirkan Guru Besar sekaligus Kaprodi Pascasarjana Psikologi Pendidikan UPI Bandung, Prof. Dr. Mubiar Agustin, M.Pd.
Tema dan Narasumber
Seminar kali ini mengusung tema yang sangat relevan dengan dinamika remaja masa kini: "Jembatan, Bukan Tembok: Strategi Orang Tua Menjadi Pendamping Utama di Setiap Fase Transisi Anak." Hadir sebagai pemateri utama adalah Ibu Maya Sumantri, S.Psi., Psikolog, seorang praktisi psikologi yang berpengalaman dalam menangani problematika tumbuh kembang remaja.

Pelaksanaan dan Kehadiran
Acara yang berlangsung dari pukul 08.30 hingga 11.30 WIB ini menyasar orang tua siswa kelas IX sebagai peserta utama. Kehadiran para orang tua ini dianggap krusial mengingat siswa kelas IX tengah berada dalam fase transisi penting menuju jenjang pendidikan menengah atas.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan dan tokoh penting sekolah, di antaranya:
- Ketua Komite MTsN 1 Subang, Bapak H. Agus Sutardi, beserta Sekretaris dan Bendahara Komite.
- Kepala Madrasah (Kamad) MTsN 1 Subang.
- Kepala Urusan Tata Usaha (Kaur TU) dan para Wakil Kepala Madrasah (Wakamad).
Acara dibuka dengan penuh khidmat melalui pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh salah satu siswa berprestasi, Albi Hakim Afazani dari kelas 9A, yang telah menyelesaikan hafalan (tahfidz) sebanyak 7 juz.
Dinamika Diskusi dan Tanya Jawab
Seminar berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Dalam sesi tanya jawab, muncul berbagai persoalan nyata yang dihadapi orang tua, antara lain:
- Kecanduan Gadget: Perwakilan orang tua kelas 9G berkonsultasi mengenai strategi menghadapi anak yang memiliki ketergantungan tinggi pada perangkat digital.
- Ketertarikan Lawan Jenis: Perwakilan orang tua kelas 9B menanyakan pendekatan yang tepat bagi anak yang mulai menunjukkan hasrat atau ketertarikan pada lawan jenis.
- Karakter Introvert: Perwakilan orang tua kelas 9D mencari solusi dalam mendampingi anak yang berkepribadian tertutup (introvert) agar tetap optimal dalam bersosialisasi.
Ibu Maya Sumantri memberikan jawaban secara komprehensif, jelas, dan memuaskan dari sudut pandang psikologi praktis. Sebagai bentuk dedikasi, beliau juga memberikan tawaran istimewa berupa pelayanan konsultasi gratis bagi orang tua siswa MTsN 1 Subang yang ingin berkonsultasi lebih lanjut pada setiap hari Jumat.

Apresiasi dan Harapan
Ketua Komite MTsN 1 Subang, Bapak H. Agus Sutardi, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif tim BK.
"Dengan adanya seminar parenting ini, semoga dapat menambah wawasan para orang tua sehingga anak-anak kita kelak bukan saja menjadi pribadi yang pintar secara akademik, tetapi juga memiliki adab dan karakter yang mulia," ujar beliau dalam sambutannya.
Panitia Penyelenggara
Kesuksesan acara ini tidak terlepas dari kerja keras Tim Bimbingan Konseling (BK) MTsN 1 Subang yang terdiri dari : Rusmiati, S.Pd.I., M.Pd., Iceu Endang, S.Pd., Alvi Sauqi, S.Sos., Rizki Dinda Ayu, S.Pd., Istiqomah, S.Psi. dan Imron Rosyadi, S.Psi.
Melalui seminar ini, MTsN 1 Subang berharap sinergi antara guru, orang tua, dan siswa dapat terus terjaga demi mencetak generasi emas yang tangguh dalam menghadapi tantangan zaman. (MR)
- Details
- Written by: Humas MTsN 1 Subang
SUBANG – Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Subang sukses menyelenggarakan rangkaian ujian praktik bagi seluruh siswa kelas IX selama empat hari berturut-turut, mulai dari Senin hingga Kamis, 20–23 April 2026. Kegiatan ini merupakan bagian penting dari asesmen akhir untuk mengukur capaian kompetensi psikomotorik siswa sebelum mereka menyelesaikan masa pendidikan di tingkat madrasah.
Ujian praktik tahun ini diikuti oleh total 288 siswa yang terbagi dalam sembilan rombongan belajar, mulai dari kelas IX-A hingga IX-I. Setiap harinya, para siswa diuji dengan materi yang berbeda-beda, mencakup ranah keagamaan, keterampilan praktis, hingga kebugaran jasmani.
Rangkaian Kegiatan Harian
Senin, 20 April 2026: Al-Qur'an Hadits (BTQ)
Kegiatan diawali pada hari Senin dengan ujian mata pelajaran Al-Qur'an Hadits oleh bapak Sutisna S. Ag., M. Pd. dan ibu Neni Noor Himmah, S. Ag. yang mengusung tema Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ). Dalam ujian ini, para penguji menitikberatkan pada kelancaran membaca sesuai tajwid serta kemampuan menulis ayat-ayat suci Al-Qur'an dengan benar. Hal ini bertujuan untuk memastikan setiap lulusan memiliki landasan religius yang kuat.

Selasa, 21 April 2026: Fikih (Salat Jenazah)
Pada hari kedua, fokus beralih ke mata pelajaran Fikih dengan penguji ibu Hj. Nur Asobah, S. Ag., M. Si. dan ibu Dra. R. Siti Jauhariah. Para siswa diwajibkan mempraktikkan tata cara salat jenazah secara berkelompok maupun individu. Materi ini dinilai sangat krusial agar para siswa memiliki bekal ilmu yang aplikatif di tengah masyarakat, khususnya dalam menjalankan fardu kifayah.

Rabu, 22 April 2026: Prakarya (Pengolahan Pangan Kreatif)
Suasana berbeda terasa pada hari Rabu saat ujian Prakarya secara langsung dinilai oleh bapak Tantan Setya Kata, S. Pd., dan bapak Ridwan Wahyudin, S. Pd. I. Aroma sedap memenuhi area madrasah ketika para siswa mengolah bahan pangan berbahan dasar daging dan ikan. Melalui tema "Pengolahan Produk Pangan Kreatif", siswa ditantang untuk menciptakan inovasi kuliner, baik dari segi rasa, estetika penyajian (plating), hingga nilai ekonomi produk tersebut.


Kamis, 23 April 2026: PJOK (Atletik Nomor Lari)
Rangkaian ujian praktik ditutup pada hari Kamis dengan mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) yang secara langsung diuji oleh bapak Udin Wahyudin, S. Pd., bapak Moch Sofyan Ismail, S. Pd., dan bapak Indriyana, S. Pd.. Mengambil lokasi di lapangan terbuka, para siswa mengikuti ujian materi atletik pada nomor lari. Selain penilaian waktu tempuh, teknik dasar seperti posisi start dan cara memasuki garis finis menjadi komponen penilaian utama.

Apresiasi dan Harapan
Pihak madrasah menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh siswa yang telah mengikuti ujian dengan penuh disiplin dan semangat. Meskipun jadwal yang dijalani cukup padat, para siswa kelas IX mampu menunjukkan performa terbaik mereka di setiap bidang.
Penyelenggaraan ujian praktik ini diharapkan tidak hanya menjadi syarat kelulusan semata, tetapi juga menjadi sarana untuk membentuk karakter siswa yang mandiri, berwawasan luas, serta menjunjung tinggi nilai-nilai Islami. Dengan berakhirnya ujian praktik ini, para siswa kelas IX MTsN 1 Subang kini bersiap melangkah ke tahap evaluasi akhir berikutnya menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi. (MR)
- Details
- Written by: Humas MTsN 1 Subang

SUBANG – Suasana lapangan MTsN 1 Subang pada Selasa pagi (21/04/2026) tampak berbeda dari biasanya. Ratusan siswa berkumpul dengan tertib sejak pukul 06.30 WIB untuk mengikuti agenda rutin harian yang menjadi unggulan sekolah, yakni Pembiasaan Literasi pagi sebelum dimulainya Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).
Program literasi ini merupakan komitmen jangka panjang MTsN 1 Subang dalam mencetak generasi yang literat. Dilaksanakan setiap hari Selasa, kegiatan ini dibagi menjadi dua fokus utama, yaitu literasi Bahasa Indonesia dan Bahasa Sunda yang digelar secara bergantian setiap minggunya. Hal ini bertujuan agar peserta didik memiliki keseimbangan dalam kemampuan berbahasa nasional maupun pelestarian bahasa daerah.
Kreativitas Kelas 7E di Atas Podium
Pada Selasa ini, giliran kelas 7E yang mengambil peran di atas panggung literasi. Sebanyak delapan perwakilan siswa, yakni Ahmad, Callista, Batrisya, Meysha, Jessica, Verlyta, Nadhifa, dan Nadine, tampil memukau di hadapan rekan-rekan sejawatnya.
Tema yang diangkat tergolong unik dan edukatif, yaitu "Paguneman Babagian Awak Make Sisindiran Bahasa Sunda" (Percakapan mengenai anggota tubuh menggunakan seni pantun Sunda). Melalui metode ini, para siswa tidak hanya belajar menghafal kosa kata bahasa Sunda tentang anatomi tubuh, tetapi juga diajak memahami struktur sastra tradisional Sunda yang penuh dengan nilai estetika dan filosofi.
Menjaga Identitas di Tengah Arus Zaman
Keberhasilan penampilan tersebut tidak lepas dari bimbingan intensif guru Bahasa Sunda MTsN 1 Subang, Tarlan, S.Pd. dan Khairul Fridarmawan, S.Pd. Keduanya secara konsisten menanamkan prinsip bahwa bahasa adalah cermin bangsa.
"Kami ingin memastikan bahwa warga Jawa Barat, khususnya generasi muda di Subang, tidak kehilangan identitas diri. Bahasa Sunda adalah jati diri kita. Dengan literasi seperti ini, anak-anak tidak hanya sekadar tahu, tapi juga mencintai dan merasa bangga menggunakan bahasa ibu mereka dalam kehidupan sehari-hari," ungkap Tarlan, S.Pd. di sela-sela kegiatan.
Apresiasi dari Pihak Madrasah
Kegiatan rutin ini mendapat dukungan penuh dan apresiasi yang sangat tinggi dari Kepala MTsN 1 Subang, H. Jijib Mujiburrahman. Beliau memandang bahwa literasi bahasa daerah merupakan langkah nyata dalam pendidikan karakter.
"Kami merasa sangat bangga melihat kreativitas anak-anak. Visi kami adalah melahirkan lulusan yang unggul secara akademis namun tetap memegang teguh akar budaya. Jika peserta didik mampu berbahasa Indonesia dengan baik sekaligus mahir menggunakan bahasa Sunda, maka mereka telah berkontribusi langsung dalam melestarikan warisan budaya tak benda," tegas H. Jijib Mujiburrahman.
Dampak Positif bagi Siswa
Pelaksanaan literasi yang berlangsung selama 30 menit ini terbukti efektif meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam berbicara di depan umum (public speaking). Selain itu, pergantian tema dan pengisi acara dari setiap kelas memastikan adanya pemerataan kesempatan bagi seluruh siswa untuk berekspresi.
Dengan berakhirnya kegiatan pada pukul 07.00 WIB, para siswa kembali ke kelas masing-masing dengan membawa wawasan baru. Literasi di MTsN 1 Subang kini bukan lagi sekadar rutinitas formalitas, melainkan telah menjadi wadah bagi siswa untuk merawat kearifan lokal agar tetap lestari di masa depan. (MR).
- Details
- Written by: Humas MTsN 1 Subang
Subang — MTsN 1 Subang melaksanakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) selama empat hari, mulai tanggal 6 hingga 9 April 2026. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta didik tingkat akhir sebagai bagian dari evaluasi capaian pembelajaran secara komprehensif dan terstandar.
Pelaksanaan TKA tahun ini berlangsung tertib, lancar, dan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan. Sejak hari pertama, seluruh panitia telah mempersiapkan berbagai aspek teknis, mulai dari ruang ujian, pengawasan, hingga sistem administrasi yang mendukung kelancaran kegiatan.
Pada hari pertama pelaksanaan, kegiatan ini mendapatkan perhatian khusus melalui monitoring dan evaluasi (monev) dari pihak Kasi Penmad Kemenag Subang. Kehadiran tim monev tersebut bertujuan untuk memastikan bahwa pelaksanaan TKA berjalan sesuai dengan standar operasional prosedur serta menjunjung tinggi prinsip kejujuran, objektivitas, dan akuntabilitas.
Dalam kegiatan monitoring tersebut, pihak Kasi Penmad memberikan apresiasi terhadap kesiapan madrasah dalam menyelenggarakan ujian. Selain itu, mereka juga memberikan beberapa arahan konstruktif guna meningkatkan kualitas pelaksanaan evaluasi pembelajaran di masa yang akan datang.
Kepala MTsN 1 Subang dalam keterangannya menyampaikan bahwa TKA bukan sekadar kegiatan evaluasi akhir, melainkan juga sebagai sarana untuk mengukur sejauh mana kompetensi peserta didik telah tercapai selama menempuh pendidikan di madrasah. Ia juga menekankan pentingnya integritas dan kedisiplinan selama pelaksanaan ujian.
Selama empat hari pelaksanaan, peserta didik mengikuti mata pelajaran Matematika dan B. Indonesia yang diujikan dengan penuh kesungguhan. Pengawasan yang ketat dari para guru serta panitia memastikan bahwa seluruh proses berjalan dengan kondusif dan minim kendala.
Dengan berakhirnya pelaksanaan TKA pada 9 April 2026, diharapkan hasil yang diperoleh dapat menjadi bahan refleksi bagi madrasah dalam meningkatkan mutu pembelajaran. Selain itu, hasil TKA juga diharapkan mampu memberikan gambaran nyata tentang kesiapan peserta didik dalam menghadapi jenjang pendidikan selanjutnya.
Kegiatan ini menjadi bukti komitmen MTsN 1 Subang dalam menjaga kualitas pendidikan serta mendukung terciptanya generasi yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing tinggi.
- Details
- Written by: Humas MTsN 1 Subang

Subang – Memasuki bulan suci Ramadhan 1447 H, MTs Negeri 1 Subang menyelenggarakan kegiatan Pesantren Ramadhan Full Day mulai dari tanggal 9 Maret 2026 sampai dengan tanggal 11 Maret 2026 sebagai upaya memperkuat karakter dan spiritualitas siswa. Kegiatan yang berlangsung selama 3 hari ini diikuti dengan antusias oleh seluruh civitas akademika, mulai dari siswa, guru, hingga staf madrasah.
Kepala MTsN 1 Subang, H. Jijib Mujiburrohman, S.Ag., S.Pd., M.Pd.I., menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wadah bagi siswa agar lebih mendalami ilmu agama serta mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari, sejalan dengan slogan madrasah: Berkah! (Berilmu, Ramah, Kreatif, Agamis, dan Harmonis).

Pesantren Ramadhan kali ini menghadirkan sesi penyampaian materi yang sangat variatif dan relevan dengan kondisi remaja saat ini. Beberapa narasumber memberikan pembekalan kepada para siswa:
-
H. Nano Munajat, S.Pd.I, M.Pd: Memberikan materi tentang Adab, Akhlak, dan Karakter dengan fokus khusus pada kampanye Anti-Bullying.
-
Yanto Abdulah, S.Si: Membedah makna mendalam melalui Fahmil Qur'an yang merujuk pada Q.S Al-Mu'minun ayat 1–10.
-
Sutisna, S.Ag, M.Pd: Membimbing siswa secara intensif melalui Klinik Tahsin Al-Qur'an untuk menyempurnakan bacaan.
-
Asmuni, S.Pd: Memberikan pemahaman praktis melalui sesi Praktik Ibadah.

Tidak hanya diisi dengan teori di dalam kelas, kegiatan Full Day ini juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi. Rangkaian acara ditutup dengan momen-momen yang penuh kebersamaan, di antaranya:
-
Buka Puasa Bersama: Suasana kekeluargaan terasa kental saat siswa dan guru menikmati hidangan berbuka di lingkungan madrasah.
-
Shalat Magrib Berjamaah: Menunaikan ibadah wajib di sela-sela kegiatan.
-
Tarawih Berjamaah: Menutup rangkaian hari dengan ibadah sunnah yang khusyuk di masjid madrasah.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya sekadar formalitas tahunan, namun mampu meninggalkan kesan positif dan perubahan perilaku yang nyata bagi para siswa MTsN 1 Subang untuk menjadi generasi yang lebih bertaqwa.



