- Details
- Written by: Humas MTsN 1 Subang

JF MTsN1SUBANG - Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) PAI MTs Negeri 1 Subang mengadakan kegiatan
Sosialisasi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) PAI Berasaskan KBC (Kurikulum Berbasis Cinta) yang berlangsung di Ruang Kepala MTsN 1 Subang pada Jumat, 25 Juli 2025. Dalam rangka menindaklanjuti Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 6077 Tahun 2025 tentang Panduan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), serta untuk menumbuhkan semangat kolektif dalam mewujudkan nilai-nilai cinta sebagai ruh dalam Pendidikan Islam.
Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh guru mata pelajaran PAI yang tergabung dalam MGMP, yaitu guru-guru mata pelajaran Akidah Akhlak, Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), Fikih, dan Al-Qur'an Hadits. Sosialisasi ini menghadirkan pemateri utama dari pengawas pembina MTsN 1 Subang, Dra. Ela Latifah, M.Pd., yang menyampaikan materi terkait pentingnya penerapan pembelajaran mendalam yang berlandaskan nilai-nilai kasih sayang dan cinta dalam pembelajaran PAI.
Dalam paparannya, Dra. Ela Latifah menegaskan bahwa pembelajaran mendalam berasaskan KBC (Kurikulum Berbasis Cinta) merupakan pendekatan yang menekankan pada penanaman nilai-nilai kasih sayang, penghargaan terhadap sesama, dan spiritualitas yang kuat. Ia menyebutkan bahwa pembelajaran seperti ini tidak hanya memperkuat aspek kognitif peserta didik, tetapi juga menumbuhkan karakter dan kepribadian yang berakhlak mulia.

“Sosialisasi ini menjadi fondasi penting bagi guru PAI dalam menyusun perangkat pembelajaran yang tidak hanya mengacu pada capaian kompetensi, tetapi juga menumbuhkan kecintaan terhadap ajaran Islam yang rahmatan lil ‘alamin,” ujar Dra. Ela Latifah dalam sesi pemaparan.
Para guru MGMP PAI MTsN 1 Subang menyambut kegiatan ini dengan antusias. Mereka menyatakan bahwa materi yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan pembelajaran saat ini, khususnya dalam mengintegrasikan nilai-nilai spiritual dan emosional dalam proses belajar mengajar.
“Kami sangat bersyukur dengan adanya kegiatan ini. Sosialisasi ini memberi pencerahan dan arah yang jelas dalam menyusun perangkat pembelajaran yang lebih bermakna dan menyentuh hati peserta didik,” ungkap Ibu Mia Rusmiati salah satu guru Akidah Akhlak.
Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat koordinasi dan kolaborasi antar guru PAI, guna menciptakan pembelajaran mendalam yang inovatif, humanis, dan kontekstual. sesuai dengan semangat kurikulum berbasis cinta.
Dengan terlaksananya sosialisasi ini, MGMP PAI MTsN 1 Subang berharap seluruh guru mampu mengimplementasikan konsep Deep Learning berasaskan KBC (Kurikulum Berbasis Cinta) dalam kegiatan pembelajaran di kelas, sehingga dapat mencetak generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak mulia. (MR)
Humas MTsN 1 Subang
- Details
- Written by: Humas MTsN 1 Subang

JF MTsN1SUBANG - Dalam upaya meningkatkan layanan Bimbingan dan Konseling serta memahami lebih dalam kebutuhan peserta didik, Tim Bimbingan dan Konseling (BK) MTs Negeri 1 Subang melaksanakan kegiatan assessment melalui pembagian *Angket Kebutuhan Peserta Didik* pada hari Jumat, 25 Juli 2025.
Kegiatan ini menyasar seluruh peserta didik dari kelas 7, 8, hingga kelas 9. Angket diberikan sebagai instrumen untuk menggali kebutuhan, permasalahan, dan harapan peserta didik dalam berbagai aspek seperti akademik, pribadi, sosial, serta karier. Pengisian dilakukan secara langsung di kelas masing-masing dengan pendampingan penuh dari tim BK.
Tim BK MTsN 1 Subang yang terlibat dalam kegiatan ini terdiri dari: Ibu Rusmiati, Ibu Iceu Endang, Ibu Alvi Syauqi, Ibu Istiqomah, Ibu Rizky Ayu Adinda Khairunisa, Bapak Imron Rusdi Romadhan. Mereka mendampingi seluruh peserta didik dalam proses pengisian angket untuk memastikan setiap siswa mengisi dengan baik dan sesuai dengan keadaan yang sebenarnya. Pendampingan ini penting untuk memberikan arahan dan memastikan data yang diperoleh bersifat valid dan bermanfaat bagi pengembangan program BK ke depan.
Kepala MTsN 1 Subang, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif Tim BK.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan assessment ini. Melalui angket kebutuhan ini, kita bisa mengetahui arah pembinaan yang tepat bagi siswa, sehingga layanan pendidikan dan pembinaan di madrasah kita menjadi lebih terkoordinasi dan tepat sasaran. Semoga hal ini membawa dampak positif bagi seluruh peserta didik MTsN 1 Subang,” ujar beliau.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program layanan preventif dan pengembangan pribadi peserta didik di bawah bimbingan konseling. Diharapkan, hasil angket nantinya akan menjadi dasar penyusunan program kerja BK yang lebih responsif terhadap kebutuhan nyata siswa di lapangan.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, MTsN 1 Subang terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan pendidikan yang holistik, menyeluruh, dan berpihak kepada peserta didik.(MR)
Humas MTsN 1 Subang
- Details
- Written by: Humas MTsN 1 Subang

JF MTsN1SUBANG - Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan Kabupaten Subang. Dra. Hj. Yeyet Rosmiati, M.Pd., guru mata pelajaran IPS di MTs Negeri 1 Subang, berhasil meraih Juara Terbaik III dalam ajang Lomba Menulis Antologi Tingkat Nasional. (23/07)
Kompetisi ini diselenggarakan oleh Asosiasi Gerakan Literasi Pendidik (Agerlip) bekerja sama dengan Perkumpulan Guru Madrasah Indonesia (PGMI) dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 serta menyongsong Hari Lahir PGMI Indonesia. Lomba berlangsung dari 25 Maret hingga 25 April 2025 dan diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Dalam ajang tersebut, Hj. Yeyet meraih penghargaan melalui karya tulis berjudul “Digital Pedagogy: Solusi Alternatif dalam Pembelajaran IPS di Era Digital”, dan berhasil memenangkan kategori Naskah Buku Antologi Terbaik Guru.
Atas pencapaian tersebut, Kepala MTsN 1 Subang yang juga menjabat sebagai Ketua PGMI Kabupaten Subang, H. Jijib Mujiburrahman, S.Ag., S.Pd., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya.
“Prestasi ini merupakan kebanggaan tersendiri, tidak hanya bagi madrasah, tetapi juga bagi Kabupaten Subang yang mampu menorehkan prestasi di tingkat nasional,” ujarnya.
Sementara itu, Koordinator Divisi Pemberdayaan Perempuan PGMI Kabupaten Subang, Rusmiati, S.Pd.I., M.Pd., juga memberikan tanggapannya. Ia menyebutkan bahwa keberhasilan Hj. Yeyet menjadi inspirasi besar, khususnya bagi kaum perempuan di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Subang.“Ini bukan hanya prestasi bagi PGMI Kabupaten Subang, tetapi juga untuk seluruh jajaran Kementerian Agama. Terlebih, prestasi ini menjadi motivasi bahwa perempuan pun mampu berinovasi dan berprestasi, bahkan menjelang masa pensiun seperti Bu Hj. Yeyet,” ungkapnya.
Penghargaan dan sertifikat diberikan dalam acara Harlah ke-17 PGM Indonesia & PGM Award 2025, yang diselenggarakan pada 23–24 Juli 2025 di Jakarta.
Dengan capaian ini, diharapkan semakin banyak pendidik yang terinspirasi untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi nyata dalam dunia pendidikan, khususnya di era digital saat ini. (MR)
Humas MTsN 1 Subang
- Details
- Written by: Humas MTsN 1 Subang

JFMTsN1SUBANG - Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, MTs Negeri 1 Subang menyelenggarakan berbagai macam lomba yang bertujuan untuk menggali potensi dan bakat peserta didik. Kegiatan ini diikuti dengan penuh semangat oleh seluruh siswa, terutama dari kelas 8 dan 9 (23/07).
Adapun jenis lomba yang digelar antara lain:
1. Lomba Menggambar
2. Lomba Membaca Puisi
3. Lomba Membaca Al-Qur’an (Murottal)
4. Lomba Pidato atau Ceramah
5. Lomba Kebersihan Kelas & Penghijauan TOGA serta tanaman hias (kelas 8 & 9)
Wakil Kepala Madrasah MTsN 1 Subang, Bapak Asep Machmud Yusuf, menyampaikan bahwa lomba-lomba tersebut disesuaikan dengan minat dan kemampuan peserta didik. “Kami ingin memberikan ruang kepada siswa untuk mengekspresikan diri mereka melalui kegiatan positif dan kompetitif. Semua lomba berjalan dengan lancar dan dinilai oleh dewan juri dari kalangan guru MTsN 1 Subang,” ujarnya.

Kepala MTsN 1 Subang, H. Jijib Mujiburrohman, S.Ag., S.Pd., M.Pd.I juga turut menyampaikan harapannya agar melalui kegiatan ini, potensi dan bakat siswa dapat lebih tereksplorasi. “Anak-anak adalah generasi masa depan, dan kegiatan seperti ini bisa menjadi sarana untuk membentuk karakter, menumbuhkan rasa percaya diri, serta mengembangkan kreativitas mereka,” tuturnya.
Kegiatan berlangsung meriah dan penuh antusiasme, menciptakan suasana yang hangat dan menggembirakan di lingkungan madrasah. Momen peringatan Hari Anak Nasional ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat kebersamaan dan semangat berkarya di kalangan siswa (MR)
Humas MTsN 1 Subang
- Details
- Written by: Humas MTsN 1 Subang
JF MTsN1Subang - MTsN 1 Subang menggelar kegiatan Pengenalan Gerakan Pramuka (PGP) bagi peserta didik baru tahun ajaran 2025/2026 pada hari Kamis, 17 Juli 2025. Kegiatan ini dilaksanakan selama satu hari penuh di lingkungan madrasah dengan berbagai rangkaian acara menarik yang bertujuan menanamkan semangat kepramukaan dan jiwa kedisiplinan kepada para peserta didik. Kegiatan ini juga dihadiri para guru dan staf TU MTsN 1 Subang.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Bapak H. Alfan Surury, S.Pd.I. selaku Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Subang. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya pendidikan kepramukaan sebagai sarana pembentukan karakter generasi muda yang tangguh, disiplin, serta memiliki semangat kebersamaan dan kepedulian sosial.
"Gerakan Pramuka bukan hanya sekadar kegiatan ekstrakurikuler, tetapi merupakan wahana pendidikan yang sangat strategis dalam membentuk pribadi yang mandiri dan bertanggung jawab," ujar Bapak Alfan di hadapan seluruh peserta.
Kepala MTsN 1 Subang, Bapak H. Jijib Mujiburrohman, S.Ag., S.Pd., M.Pd.I. juga memberikan apresiasi atas antusiasme peserta didik baru yang mengikuti kegiatan ini. Ia berharap kegiatan pengenalan ini menjadi langkah awal yang baik untuk membentuk jiwa pramuka yang aktif dan kreatif di madrasah.
Kegiatan Pengenalan Gerakan Pramuka ini diisi dengan berbagai materi dasar kepramukaan, permainan edukatif, dan pelatihan baris-berbaris yang dipandu oleh para pembina pramuka dan kaka kelas dari MTsN 1 Subang. Suasana kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan keceriaan, mencerminkan antusiasme tinggi dari para peserta.
Dengan berakhirnya kegiatan ini, para peserta didik diharapkan lebih siap untuk mengikuti kegiatan kepramukaan secara rutin di madrasah sebagai bagian dari pembinaan karakter dan penguatan profil pelajar pancasila serta pelajar rahmatan lil ‘alamin.



