UPAYA MENINGKATKAN KOMUNIKASI MATEMATIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM POSING PADA MATERI POKOK PERBANDINGAN BERTINGKAT KELAS IX-E SEMESTER GASAL MTS NEGERI 1 SUBANG TAHUN PELAJARAN 2017/2018

Oleh: Ade Engkos Kosasih MTS NEGERI 1 SUBANG

ABSTRAK

Penelitian ini berawal dengan adanya permasalahan di kelas IX-E MTs Negeri 1 Subang yaitu rendahnya komunikasi Matematika peserta didik pada pembelajaran Matematika khususnya pada materi perbandingan bertingkat. Hal ini dikarenakan sulitnya peserta didik dalam melakukan operasi pada bilangan perbandingan bertingkat dan banyaknya peserta didik yang salah dalam menerjemahkan soal pada materi tersebut. Selain itu berdasarkan pengamatan juga diperoleh fakta bahwa nilai peserta didik masih tergolong rendah dikarenakan kurangnya komunikasi peserta didik pada saat pembelajaran Matematika. Guru mengajar dengan metode yang monoton sehingga proses komunikasi dalam pembelajaran berjalan searah. Hal ini yang membuat komunikasi Matematika peserta didik tidak terbangun. Diharapkan pembelajaran melalui model pembelajaran problem posing akan meningkatkan komunikasi Matematika peserta didik pada materi perbandingan bertingkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Implementasi model pembelajaran problem posing pada materi pokok perbandingan bertingkat kelas IX-E semester gasal MTs Negeri 1 Subang tahun pelajaran 2017/2018. 2) Apakah penerapan model pembelajaran problem posing pada materi pokok perbandingan bertingkat dapat meningkatkan komunikasi Matematika peserta didik kelas IX-E semester gasal MTs Negeri 1 Subang tahun pelajaran 2017/2018.

Penelitian ini dilakukan dengan mengambil subjek penelitian peserta didik kelas IX-E MTs Negeri 1 Subang tahun pelajaran 2017/2018 sejumlah 36 peserta didik. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 (dua) siklus, masingmasing siklus terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Sedangkan teknik pengambilan data ada 4 metode yaitu dokumentasi, wawancara, tes, dan observasi.

Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan komunikasi Matematika peserta didik melalui model pembelajaran problem posing. Hal ini terbukti adanya peningkatan pada pra siklus sebesar 35% dan siklus I sebesar 48,1% menjadi 70,4% pada siklus II. Selain itu peningkatan komunikasi Matematika peserta didik juga mempengaruhi pada peningkatan hasil belajar peserta didik kelas IX-E MTs Negeri 1 Subang dari nilai rata-rata pra siklus 53,19 dengan ketuntasan klasikal 41,67% menjadi 61,58 dengan ketuntasan klasikal 47,22% pada siklus I dan pada siklus II mengalami peningkatan yaitu dengan rata-rata 78,5 dengan ketuntasan klasikalnya mencapai 83,33%.

Berdasarkan hasil penelitian tersebut peneliti mengambil kesimpulan bahwa pembelajaran Matematika melalui model pembelajaran problem posing dapat meningkatkan komunikasi Matematika peserta didik kelas IX-E MTs Negeri 1 Subang khususnya pada materi perbandingan bertingkat.

Selengkapnya...